Masih terlintas
dalam benakku, apa yang tejadi hari itu. Semua masih ter-save dengan baik dalam
memori. Ya , semua yang dikatakan oleh Pak Agus. Tentang menjadi “Luar Biasa” dan
semuanya tentang Islam, menjadi mahluk yang senantiasa beriman dan bertaqwa
kepada Sang Khalik, Allah SWT. Entah apa yang membuatku begitu sadar padahal
ini bukanlah kali pertama aku mendengarkan pencerahan agama yang biasa
dibawakan oleh orang-orang lain. Mulai
dari hari itu, ku coba untuk menjalankan semua yang beliau katakan.
Hari itu Selasa,
9 Oktober 2012, saat jam pelajaran Bahasa Inggris, aku dan teman-temanku segera
menuju mushollah sekolah untuk melaksanakan sholat.
Wudhu, Sholat
Tahyatul Masjid, Sholat Sunnah Sebelum Dhuhur, Berdoa di antara Adzan dan
Iqamah, Sholat Dhuhur dan terakhir Sholat Sunnah setelah Sholat Dhuhur.
Ya, benar-benar
masih ku ingat, aku, diah, dan vhyta bersama-sama mengerjakan sholat itu
kecuali Sholat Sunnah karena memang wajib munfarid.
Tak hanya di
Waktu Sholat Dhuhur, Sholat Ashar, Magrib dan Isya, semua ku kerjakan tepat
waktu lengkap dengan sholat sunnahnya. Kuarasakan ketenangan, kedamaian hati
yang begitu sejuk.
Ya
Allah, inikah nikmatnya dekat dengan-Mu ?
Sabtu, 13
Oktober 2012 , terbangun di pagi ini, ada hal aneh yang kurasakan. Ya Allah,
mengapa perasaan hatiku tak baik ? Apa gerangan yang akan terjadi ? Kurasa aku
telah mengerjakan Sholat-Sholat Sunnah-Mu ? Akupun telah bangun di 1/3 malam
untuk mendirikan Tahajjud semata-mata untuk meraih Ridho-Mu ?
Kusadari semua
hal-hal itu memang baru rutin ku lakukan,bahkan belum cukup satu minggu
lamanya, inikah alasannya ? Apakah dosa-dosa yang kuperbuat selama ini yang
membuatku resah ? Apakah karena ku gunakan hampir seluruh waktuku selama ini
untuk mengingat mahluk-Mu dan bukan Engkau Ya Allah ? Apakah karena selama ini
saat Engkau menyeru-ku dengan adzan-Mu namun aku masih tetap santai-santai dan
mengerjakan urusan dunia ?
Ya Allah,
sesunguhnya aku hanya mahluk yang kecil, begitu sederhana dan tak berarti. Aku
hanya ingin mendekatkan diri kepada-Mu, Sang Penciptaku. Tolong bantulah aku !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar