Kamis, 25 Oktober 2012
Hari ini ku langkahkan kaki
menuju sekolah, alhamdulillah, nikmat kesehatan dari Yang Maha Kuasa masih diberikan kepadaku, hamba yang sedang dalam proses untuk PDKT dengan-Nya. Hahaha
Hari ini, adalah H-1 sebelum
Lebaran Idul Adha , lagi-lagi ku ucapkan alhamdulillah, terasa nikmat sekali,
mengapa ? karena lagi-lagi Allah SWT masih memberiku kesempatan untuk ikut merayakan
Hari Raya Idul Adha di tahun ke 2012 ini, bisa dibilang hari raya umat Islam
kedua setelah Idul Fitri, yah tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan
untuk merayakannya, karena satu alasannya hanyalah masalah nyawa, jika ia telah
meencabut nyawa kita maka kita tidak akan bisa berbuat banyak hal, jangankan
banyak hal, bernafas satu detik saja pun kita tidak akan bisa, apalagi untuk
melangkahkan kaki menuju Lapangan dan melaksanakan Sholat Idul Adha ? Never it
happen !
Seperti biasanya ayahku mengantarku
untuk menuju ke sekolah, yah menggunakan sebuah sepeda motor, alhamdulillah
aku tiba di sekolah dengan selamat, yah itu karena Kuasa-Nya.
Setelah tiba di sekolah, yang
kudapati hanyalah sedikit teman, tidak seperti biasanya, kenapa ? Yah, sudah ku
katakan tadi bahwa ini adalah H-1 jadi aku mengerti bahwa pasti banyak dari
mereka yang lebih memilih untuk libur sendiri. Sekali lagi, alhamdulillah,
karena aku masih diberi keyakinan yang teguh untuk melaksanakan kewajiban
sebagai seorang pelajar, menuntut ilmu, dan juga sebagaimana diterangkan dalam
Agama Islam ( Forever ) bahwa barangsiapa yang menuntut ilmu karena allah maka
derajatnya akan di naikkan. Amin, semoga aku tergolong dalam golongan tersebut
!
Pelajaran pertama MULOK, merakit
komputer, lagi lagi alhamdulillah karena pak guru mengatakan bahwa hasil ulangan
kami cukup bagus, alhamdulillah Allah masih merahmati kami !
Hari ini selain MULOK ternyata
tidak ada lagi pelajaran di hari ini, tebak kenapa ? Hmm karena guru yang mengajar
kami banyak yang sudah pulkam. That’s
right ! Tidak bisa di contoh kalau begini.
Tidak ingin membuang-buang waktu
karena aku tidak ingin termasuk golongan yang merugi, maka segera ku bereskan
buku dan let’s go to home......
Sore ini, aku sekeluarga sedang
berada di dapur sedang mendiskusikan menu apa yang akan kita hidangkan makan
untuk Idul Fitri kali ini, alhamdulillah Allah masih memberi
kami rezeki sehingga kami bisa merayakan Idul Adha dengan bahagia.
Aku dan ayah mengusulkan kepada
Ibu agar kami tidak usah memasak makanan
yang banyak karena berhubung kami sekeluarga berqurban di selatan (kampung
halaman). Iya keluarga ku memilih disana karena di masamba (tempat tinggalku )
tidak ada yang mengurus masalah qurban, mungkin bukan tidak ada namun belum
menyeluruh sehingga banyak warga yang belum tahu. Beda dengan di daerah selatan
yang memang sudah ada pengurus khususnya, bahkan per bulan setiap orang yang
ingin berqurban cukup mengumpulkan uang Rp 100 ribu sehingga mereka tidak akan
merasa berat karena pengumpulan uang tidak dilakukan hanya sekali dan pas hari
raya Idyul Adha namun jauh sebelumnya, alhamdulillah keluargaku mengerti
tentang kewajiban itu dalam agama islam sehingga perintah Qurban selalu kami
laksanakan. Alhamdulillah !
Saat pukul 21.00 WITA, aku
memutuskan untuk tidur karena masakan telah siap, dan besok juga adalah hari
penting sehingga aku tidak ingin terlambat bangun ataupun menguap sepanjang
waktu dan melaewatkan rahmat Allah yang alangkah indah ini
Keesokan harinya sebelum Sholat Subuh
aku sudah terbangun, berkat ayahku, ia tidak ingin anak perempuannya ini
terlambat bangun, alhamdulillah aku mempunyai ayah yang sangat perhatian !
Menuju kamar mandi dan segera
mengambil air wudhu setelah itu ku-dirikan sholat subuh alhamdulillah aku bisa
tepat waktu lagi dalam melaksanakan perintah Allah ini.
Setelah itu aku segera mandi,
bersiap-siap untuk melaksanakan Sholat Idul Adha . 20 menit kemudian, alhamdulillah
aku sudah harum ( cihuiiii )
Allahu Akbar, Allahu Akbar,
allahu Akbar terasa
batin sangat tergugah dengan kalimat ini, yah allah sekali-lagi dengan segenap
hatiku aku mengucapkan syukur padamu ya Allah terima kasih karena aku masih
mendapat rahmatmu, merayakan hari suci ini, Idul Adha 1433 Hijriah.
“Sesungguhnya nikmat Allah SWT
adalah tidak terhitung, jika kau jadikan pohon sebagai pena dan air laut sebagai
tintanya maka itu semua tidak cukup untuk menuliskan nikmat yang Ia berikan
kepada Kita, maka Nikmat mana yang kau dustakan ?”
Hidup itu sederhana namun sangat
bermakna bagi mereka yang dekat dengan-Nya !
Ingin tahu makna Alhamdulillah klik Alhamdulillah !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar