Selasa, 30 Oktober 2012

Alhamdulillah



Kamis, 25 Oktober 2012
Hari ini ku langkahkan kaki menuju sekolah, alhamdulillah, nikmat kesehatan dari Yang Maha Kuasa masih diberikan  kepadaku, hamba yang sedang dalam proses  untuk PDKT dengan-Nya. Hahaha
Hari ini, adalah H-1 sebelum Lebaran Idul Adha , lagi-lagi ku ucapkan alhamdulillah, terasa nikmat sekali, mengapa ? karena lagi-lagi Allah SWT masih memberiku kesempatan untuk ikut merayakan Hari Raya Idul Adha di tahun ke 2012 ini, bisa dibilang hari raya umat Islam kedua setelah Idul Fitri, yah tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan untuk merayakannya, karena satu alasannya hanyalah masalah nyawa, jika ia telah meencabut nyawa kita maka kita tidak akan bisa berbuat banyak hal, jangankan banyak hal, bernafas satu detik saja pun kita tidak akan bisa, apalagi untuk melangkahkan kaki menuju Lapangan dan melaksanakan Sholat Idul Adha ? Never it happen !

Seperti biasanya ayahku mengantarku untuk menuju ke sekolah, yah menggunakan sebuah sepeda motor, alhamdulillah aku tiba di sekolah dengan selamat, yah itu karena Kuasa-Nya.
Setelah tiba di sekolah, yang kudapati hanyalah sedikit teman, tidak seperti biasanya, kenapa ? Yah, sudah ku katakan tadi bahwa ini adalah H-1 jadi aku mengerti bahwa pasti banyak dari mereka yang lebih memilih untuk libur sendiri. Sekali lagi, alhamdulillah, karena aku masih diberi keyakinan yang teguh untuk melaksanakan kewajiban sebagai seorang pelajar, menuntut ilmu, dan juga sebagaimana diterangkan dalam Agama Islam ( Forever ) bahwa barangsiapa yang menuntut ilmu karena allah maka derajatnya akan di naikkan. Amin, semoga aku tergolong dalam golongan tersebut !
Pelajaran pertama MULOK, merakit komputer, lagi lagi alhamdulillah karena pak guru mengatakan bahwa hasil ulangan kami cukup bagus, alhamdulillah Allah masih merahmati kami !
Hari ini selain MULOK ternyata tidak ada lagi pelajaran di hari ini, tebak kenapa ? Hmm karena guru yang mengajar kami banyak yang sudah pulkam. That’s right ! Tidak bisa di contoh kalau begini.
Tidak ingin membuang-buang waktu karena aku tidak ingin termasuk golongan yang merugi, maka segera ku bereskan buku dan let’s go to home......
Sore ini, aku sekeluarga sedang berada di dapur sedang mendiskusikan menu apa yang akan kita hidangkan makan untuk Idul Fitri kali ini, alhamdulillah Allah masih memberi kami rezeki sehingga kami bisa merayakan Idul Adha dengan bahagia.
Aku dan ayah mengusulkan kepada Ibu agar  kami tidak usah memasak makanan yang banyak karena berhubung kami sekeluarga berqurban di selatan (kampung halaman). Iya keluarga ku memilih disana karena di masamba (tempat tinggalku ) tidak ada yang mengurus masalah qurban, mungkin bukan tidak ada namun belum menyeluruh sehingga banyak warga yang belum tahu. Beda dengan di daerah selatan yang memang sudah ada pengurus khususnya, bahkan per bulan setiap orang yang ingin berqurban cukup mengumpulkan uang Rp 100 ribu sehingga mereka tidak akan merasa berat karena pengumpulan uang tidak dilakukan hanya sekali dan pas hari raya Idyul Adha namun jauh sebelumnya, alhamdulillah keluargaku mengerti tentang kewajiban itu dalam agama islam sehingga perintah Qurban selalu kami laksanakan. Alhamdulillah !
Saat pukul 21.00 WITA, aku memutuskan untuk tidur karena masakan telah siap, dan besok juga adalah hari penting sehingga aku tidak ingin terlambat bangun ataupun menguap sepanjang waktu dan melaewatkan rahmat Allah yang alangkah indah ini
Keesokan harinya sebelum Sholat Subuh aku sudah terbangun, berkat ayahku, ia tidak ingin anak perempuannya ini terlambat bangun, alhamdulillah aku mempunyai ayah yang sangat perhatian !
Menuju kamar mandi dan segera mengambil air wudhu setelah itu ku-dirikan sholat subuh alhamdulillah aku bisa tepat waktu lagi dalam melaksanakan perintah Allah ini.
Setelah itu aku segera mandi, bersiap-siap untuk melaksanakan Sholat Idul Adha . 20 menit kemudian, alhamdulillah aku sudah harum ( cihuiiii )
Allahu Akbar, Allahu Akbar, allahu Akbar terasa batin sangat tergugah dengan kalimat ini, yah allah sekali-lagi dengan segenap hatiku aku mengucapkan syukur padamu ya Allah terima kasih karena aku masih mendapat rahmatmu, merayakan hari suci ini, Idul Adha 1433 Hijriah.
“Sesungguhnya nikmat Allah SWT adalah tidak terhitung, jika kau jadikan pohon sebagai pena dan air laut sebagai tintanya maka itu semua tidak cukup untuk menuliskan nikmat yang Ia berikan kepada Kita, maka Nikmat mana yang kau dustakan ?”
Hidup itu sederhana namun sangat bermakna bagi mereka yang dekat dengan-Nya !

Ingin tahu makna Alhamdulillah klik Alhamdulillah !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar